Kampung Bali Taman Nasional Way Kambas

Kampung Bali Taman Nasional Way Kambas

KAMPUNG BALI TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS – Ternyata wisata di Taman Nasional Way Kambas tidak hanya gajah. Ada banyak wisata lainnya,salah satunya yaitu Kampung Bali.

Terletak di desa braja harjosari. Disini kalian juga bisa menemukan paket wisata lainnya, seperti agrowisata,wisata gajah,dan pemetikan buah jambu kristal.

Kampung Bali merupakan perkampungan yang memang dikenal oleh masyarakat asli suku Bali yang datang ke daerah tertentu.

Di kampung ini ditempati oleh komunitas atau kumpulan suku Bali yang taat dengan tradisi yang mereka pegang.

Sekarang,tempat ini tidak hanya menjadi tempat hunian masyarakat Bali yang menetap,tetapi juga menjadi destinasi wisata,baik wisatawan lokal maupun mancanegara.

Disana mereka bisa menikmati dan mempelajari suku Bali yang hidup di masyarakat sekitar.

Kampung Bali taman nasional way kambas

Sejarah kampung Bali sendiri berasal dari letusan gunung agung pada tahun 1963 yang membuat pemerintah melakukan program transmigrasi.

Karena pada saat itu,letusan gunung agung memberikan dampak yang sangat besar bagi masyarakat Bali.Lahan pertanian yang ada menjadi kering dan tandus, sehingga banyak masyarakat yang kehilangan sumber pendapatan sehari hari.

Sampai sekarang, masih banyak masyarakat Bali yang yang menetap disana,bahkan bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari hari mereka.

Banyak sekali kegiatan yang bisa di lakukan wisatawan.Mereka akan dikenalkan dengan budaya dan kesenian Bali seperti tari tradisional dengan iringan gamelan yang di mainkan oleh warga Bali disana.

  1. foto foto seperti di Bali
  2. Kulineran Bali
  3. Duduk santai menikmati pemandangan
  4. Melihat pentas tari Bali

Transportasi ke desa Bali ini juga mudah.Bisa menggunakan kendaraan umum ataupun kendaraan pribadi. Jalan yang di lalui tidak rusak ataupun berlubang.Kalian bisa mengajak keluarga ataupun teman kan??.

Flora Unik Taman Nasional Way Kambas

Flora Unik Taman Nasional Way Kambas

Flora Unik Taman Nasional Way KambasĀ  – Selain Fauna yang memiliki tingkah laku unik di Taman Nasional Way Kambas juga terdapat Flora yang unik-unik lho! seperti tumbuhan karnivora, kantung semar, rafflesia dan masih banyak lagi. Penasaran flora apa saja yang hidup di Way Kambas? simak ulasannya.

Fungsi Taman Nasional Way Kambas

Taman Nasional Way Kambas menjadi salah satu tempat pelatihan gajah di Sumatera yang kini beralih fungsi menjadi pusat konservasi gajah yang terancam punah. Memiliki fungsi pokok sebagai kawasan perlindungan sistem penyangga kehidupan, sebagai kawasan pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa serta sebagai kawasan pemanfaatan secara lestari potensi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.

Taman nasional ini ada bertujuan untuk sarana konservasi dan zonasi berbagai fauna dari kepunahan. Selain itu juga sebagai sarana edukasi kepada wisatawan agar lebih cinta fauna dan melestarikannya.

Flora di Way Kambas

Berbagai jenis tumbuhan hidup di Taman Nasional Way Kambas dan membentuk berbagai ekosistem. Ada lima tipe ekosistem di kawasan ini dan kelima ekosistem tersebut mempunyai jenis tumbuhan yang bervariasi.

Pada ekosistem hutan hujan dataran rendah jenis flora yang bisa dijumpai antara lain adalah neriung, beringin hutan, meranti, sempur, keruing, puspa, Malotus paniculatus, dan Adina polycephala. Sedangkan untuk ekosistem hutan pantai jenis tumbuhan yang hidup di kawasan ini didominasi oleh kelompok dari jenis Cyperus sp, Fimbristylis sp, serta Ipomea pescaprae.

Flora Unik taman nasional way kambas

Di sekitar perbatasan antara hutan mangrove dengan batas tertinggi di taman nasional juga mempunyai flora unik. Umumnya ditumbuhi oleh jenis nipah (Nypa fruticans) dan pada beberapa wilayah dekat sungai lainnya akan dijumpai kelompok nibung (Oncosperma tigillarium). Sedangkan pada ekosistem hutan rawa yang merupakan vegetasi daerah kering, jenis flora yang hidup di kawasan ini yaitu merbau, pulai, rengas, mahang, Melaleuca leucadendron, Randia patulata, dan Scleria purpurescens.

Itu dia beberapa flora unik yang bisa kita temukan di taman nasional way kambas. Jangan lupa kunjungi taman nasional way kambas untuk tempat wisata bersama keluarga dan nikmati suasana alam sesungguhnya…

Fauna Dilindungi Taman Nasional Way Kambas

Fauna Dilindungi Taman Nasional Way Kambas

FAUNA DILINDUNGI TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS – Taman nasional way kambas dikenal juga dikenal sebagai TNWK adalah salah satu taman nasional yang ada di Sumatera lebih tepatnya di Lampung.Kawasan ini terdapat banyak sekali jenis fauna, terutama fauna yang di lindungi dan terancam punah.

Kondisi bentangan alam serta ke anekaragaman hayati di Taman Nasional Way Kambas menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.Itulah sebabnya banyak sekali kegiatan yang ada di Taman Nasional Way Kambas.

Beberapa satwa liar yang terdapat di Taman Nasional Way Kambas terdiri dari famili mamalia, primata, burung ,dan lain lain.

Fauna langka yang terdapat di Way Kambas antara lain :

– Jenis mamalia seperti gajah Sumatera, Badak Sumatera, Tapir, Rusa, Kijang, Beruang madu, Macan,

– Jenis primata seperti Lutung, Owa, Siaman, dan lain lain

– Jenis aves seperti Mentok rimba, Sempidan biru, Ayam hutan,dan lain lain

– Jenis reptil seperti Biawak, Ular, Buaya,dan lain lain

FAUNA DILINDUNGI TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS

Karena akses menuju Taman Nasional Way Kambas sangat mudah,maka sejak tahun 70 an TNWK sering dikunjungi oleh para ahli burung.

Nilai penting kawasan ini terletak pada populasi species terancam punah.

Taman nasional di Lampung ini dikenal sebagai tempat yang mudah untuk di kunjungi bila ingin melihat Bangau Strom Ciconia stormi dan mentok rimba calrina squtulata.

Diantara hewan hewan lain, Gajah sumatera,badak Sumatera,harimau sumatera,beruang madu,rusa Sambas,kijang,kucing emas merupakan beberapa hewan yang sangat di lindungi kepunahan nya.

Sebagai area konservasi yang terkenal,mencapai lokasi Way Kambas tidaklah sulit.Anda bisa menggunakan transportasi pribadi maupun transportasi umum dengan sama mudahnya.

Jalan yang di tempuh juga mudah,tidak rusak,dan aman.

Apa kamu tertarik untuk berlibur ke Taman Nasional Way Kambas?

Ajak juga teman ataupun keluarga mu untuk menikmati indahnya Taman Nasional Way Kambas.

Sekian pembahasan tentang FAUNA DILINDUNGI TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS. Semoga bisa jadi refrensi untuk berlibur bersama keluarga.

Wisata Olahan Singkong Way Kambas

Wisata Olahan Singkong Way Kambas

Wisata Olahan Singkong Way Kambas – Belum lengkap rasanya berkunjung ke Way Kambas jika belum membeli aneka produk singkong olahan khas warga Lampung ini. Olahan singkong seperti apa sih? Simak ulasannya

Olahan singkong parut

Siapa yang tidak tau teknik olahan satu ini. Teknik ini menggunakan alat parut khusus atau bisa juga menggunakan blender untuk membuat bahan olahan menjadi lebih lembut. Salah satu olahan yang menggunakan teknik parut ini adalah singkong. Banyak sebagian masyarakat mengolah singkong menggunakan teknik parut, selain hasilnya yang lembut singkong parut juga banyak dijadikan makanan olahan seperti combro, klepon, lemet, lapis singkong dan masih banyak lagi.

Apa itu olahan singkong?

Wisata Olahan SIngkong Way Kambas

Singkong merupakan bahan makanan yang banyak diolah menjadi camilan atau isian masakan. Umbi-umbian ini bisa dimasak dengan berbagai cara seperti direbus, digoreng, atau dikukus. Selain itu, harganya yang relatif murah dan cara membuat olahan singkong yang mudah menjadikannya digemari banyak orang.

Singkong juga diolah secara kekinian agar cocok dengan lidah para generasi muda. Meski demikian singkong memang masih identik dengan makanan-makanan tradisional seperti talam, lepet, sawut, combro, dan sebagainya. Adapun olahan singkong yang kekinian seperti singkong keju, stick singkong, bola-bola singkong, singkong balado, singkong rebus kental manis, dan lain-lain.

Wisata olahan singkong way kambas

Selain tempat hidup fauna flora yang dilindungi Way Kambas juga menjadi destinasi wisata kuliner dengan olahan singkong yang membuat para pengunjung ngiler.

Di sini, singkong yang dulu sering diidentikkan dengan jajanan ndeso atau makanan kelas bawah itu bertransformasi menjadi salah satu oleh-oleh paling diburu di Way Kambas.

Aneka produk olahan berbasis ketela pun disuguhkan di tempat ini. Seperti Singkong Keju Mayones, Singkong Daging Sapi Lapis Keju, Singkong Keju Tuna, burger telo, pancake telo, perkedel singkong saus semur, paket oblok-oblok daun singkong, roll telo udang asam manis, telo chicken crispy dan lain-lain. Produk lain yang bisa dikemas sebagai oleh-oleh seperti mento, klenyem, cothot, dan timus juga tersedia. Pembeli bisa langsung memilih dan membungkusnya dengan dus packing yang telah disiapkan.

Wisata Lebah Madu Way Kambas

Wisata Lebah Madu Way Kambas

Wisata Lebah Madu Way Kambas – Bicara tentang tempat wisata murah meriah, selain Ragunan, Monas, atau Museum, kamu masih punya alternatif destinasi lain, lho. Salah satunya adalah Wisata Lebah Madu Way Kambas yang berlokasi di kabupaten Lampung Timur. Pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk seharga Rp7.000 per orang dan Rp10.000 untuk kendaraan roda empat. Ada apa saja sih di wisata ini? Simak ulasan berikut.

Wisata lebah

Di Taman Wisata Lebah, kamu bisa belajar banyak hal terkait lebah, madu, dan produk olahan lainnya yang bisa didapatkan dari lebah, seperti royal jelly, propolis, beepolen, atau beeswax.

Selain itu para pengunjung dapat mengetahui bagaimana kehidupan lebah serta apa saja yang di hasilkan oleh lebah tersebut. Dalam sehari saja para pengunjung bisa mendapatkan ilmu dari lebah yang patut kita contoh terutama kehidupan sosialnya.

Lebah-lebah yang dibudidayakan di tempat ini, disimpan dalam kotak dan tempat yang terpisah sesuai dengan spesiesnya. Setiap kotak memiliki satu ekor ratu, yang nantinya akan menghasilkan lebah-lebah pekerja, serta pejantan.

Taman wisata lebah madu

Wisata Lebah Madu Way Kambas

Lebah madu menjadi salah satu hewan yang memiliki manfaat. Seperti namanya, hewan satu ini menghasilkan madu yang dimanfaatkan manusia sebagai obat salah satunya dapat mencegah penyakit jantung dan liver.

Tempat wisata edukasi ini sangat baik untuk anak-anak TK dan SD. Tidak hanya untuk anak-anak, tempat ini juga biasa digunakan untuk kegiatan Outbound & Team Building untuk perusahaan maupun masyarakat umum. Salah satu tujuan didirikannya tempat wisata ini adalah agar masyarakat khususnya para peserta didik dapat memahami kehidupan lebah serta lebih mencintai alam dan lingkungan sekitar.

Menariknya kalau kamu datang dengan rombongan sekitar 30 orang atau lebih, kamu juga akan mendapatkan fasilitas edukasi lengkap dan suguhan air madu asli, langsung dari hasil budidaya.

Lebah madu apis dorsata

Apis Dorsata merupakan lebah hutan penghasil madu terbesar di dunia. Jenis lebah hutan satu ini adalah jenis lebah asli hutan yang tidak ada campur tangan manusia. Dan jenis lebah ini hanya bisa hidup di hutan liar, membuat sarang dengan hanya satu sisiran yang menggantung di dahan dan ranting pohon, langit-langit terbuka dan tebing jurang bebatuan. Bahkan tak jarang para pemburu banyak yang meninggal dunia karna ganas lebah dan lokasi sarang lebah yang ekstrim. Jadi, pantas bila madu jenis ini di beri harga yang mahal.

Lebah ini termasuk lebah migran, yaitu lebah yang melakukan migrasi atau berpindah-pindah tempat. Belum diketahui dengan jelas ke arah mana pindahnya lebah-lebah tersebut. Uniknya, lebah ini akan bersarang pada pohon yang pernah ditempati sebelumnya.

Jadi bisa ditandai pohon-pohon yang pernah ditempati sarang sebelumnya. Selain perilakunya yang unik, lebah ini sangat menguntungkan bagi manusia karena menghasilkan madu. Madu yang dihasilkan oleh lebah madu raksasa ini paling banyak bila dibandingkan dengan lebah madu jenis lain.